| Sarie Novian - Okezone |
|
|
WASHINGTON - Gambar manusia purbakala yang selama ini beredar di masyarakat rupanya harus diubah. Temuan baru mengungkapkan bahwa manusia purbakala memiliki kulit kuning langsat dan rambut yang berwarna merah. Para ilmuwan mendapati DNA Neanderthal diliputi oleh sebuah mutasi ke dalam dua individual yang dapat mempengaruhi pigmentasi kulit dan rambut. Mutasi tersebut mengurangi fungsi dari sebuah gen yang dikenal dengan MC1R. Pada manusia modern, ketika mutasi berbeda mengurangi fungsi genetik tersebut maka hasilnya adalah rambut berwarna merah dan kulit yang kuning langsat. Temuan ini didapatkan oleh tim ilmuwan yang terdiri dari tiga orang yang berasal dari negara yang berbeda. Holger Roempler dari Harvard University, Charles Lalueza dari Universitas Barcelona dan Michael Hofreiter dari Max Planck Institute. Dua fosil Neanderthal dalam penelitian warna rambut ini ditemukan di Itali dan Spanyol. Neanderthal hidup di Eropa dan Asia sekira 400.000 tahun lalu. Mereka mulai punah seiring dengan munculnya manusia modern. Temuan yang menjadi perdebatan panjang ini mengungkapkan bahwa masyarakat dari kedua wilayah tersebut memiliki hubungan genetik namun sebagian besar ilmuwan meragukan hasil tersebut. Neanderthal terakhir ditemukan setidaknya hidup 24.000 tahun lalu. (sar) |
Manusia Purbakala; Rambut Merah dan Kulit Kuning Langsat
Oktober 27, 2007 oleh sukopramono
ada gambar nya ga BRo ???
kemarin waktu aq copy g ada!
apa bnr seah?? kliu emang da mna buktinya
ga percaya sama temuan manusia purba……..kalo manusia purba bisa ber-evolusi jadi manusia modern, trus manusia modern ber-evolusi jadi apa ??? jadi monyet….!!!!!kkkkk……
ILOVE YUO TIAN